indra_supernova FD XRM, Si Jendral (gak) Trendy dari Jogjakarta


Salah satu perilaku anak muda yang sering aye jumpai, adalah mengikuti tren yang sedang “in”. Banyak contohnya, misalnya seperti sandal Crocs, atau menggunakan HP dengan touchscreen atau QWERTY-pad. Begitu juga dengan dunia modikipasi mongtor, ada tren-tren yang lagi digandrungi, seperti misalnya…Memakai velg jari-jari di motor yang aslinya memakai velg Casting / Resing.

Kali ini aye akan menulis sebuah motor, yang jika diliat dari segi “Gaul”, lulus, namun dari segi “Fungsi” juga masih oke. Inilah tunggangan milik indra_supernova (sodara si gembul ian_supernova), salah satu member SRT di Yogyakarta!


Bagi kaum elitist, misalnya fans berat OEM, penggantian velg motor yang aslinya dah pake velg CW kayak FD XRM yang pakai Enkei 10-spokes misalnya dengan velg jari-jari, pasti bakal dianggap nonsens. “Mahal-mahal dikasi kok malah diganti“. Tentu aja, mengganti velg dengan jari-jari juga ada manfaatnya, berbeda dengan yang ingin ikut trend “Drag” dengan pakai velg jari-jari gaje & ban cacing.


Perbedaan paling kentara antara mongtor yang dah pake stripping FD XRM gen-2 dengan “4L4Y“-ers sok drag, adalah di pemakaian tipe velg & bannya. Ini karena Indra memilih ukuran velg yang masih rasional untuk pemakaian ringan atau berat, yaitu TK 140 di depan, dan TDR U-Shape 185 di belakang, dengan balutan ban yang gak beda jauh ukurannya ama bawaanya.


Cakram yang dipilih pun bukan yang gak jelas tebal & ketahanannya. Agar masih lumayan, piringan OEM dari Smash dipilih. Modifikasi lainnya juga masih mengandalkan SGP, yaitu spakbor depan dari Shogun FL, serta pengecatan di beberapa parts seperti enjin cowling, handpeg serta footpeg belakang dengan warna hitam.


FD XRM tuh motor yang beruntung, karena emang dah dirancang buat kenceng-kencengan. Untuk itulah, gak perlu modifikasi macam-macam, cukup dimaksimalkan saja, seperti memakai knalpot berkarakter mid-end range kayak HRP Pon Factory76 serta seher piston OS 50, karena memang usia motor ini juga dah gak dibilang muda juga (6 tahun)


Mengikuti tren tuh sah-sah saja, asal tidak melupakan fungsi dari motor itu sendiri, ya itu…Sebagai alat transportasi yang nyaman & aman. Memaksa menghilangkan 2 poin vital itu demi alasan “Gaul” & “Trendy” sesaat? GTFO aja dah…

Spec Sheets :

Make Model : Suzuki Shogun 125 Sport Production
Year Manufactured : 2005
Chassis Name : FD XRM
Engine : Air-cooled, single cylinder, SOHC.
Capacity : 125cc OS50.
Ignition / Starting : BRT Neo Hyperband, Manual / Inner Power
Carburetor / Jetting : Mikuni VM18SS, SGP 17-97,5
Rear Suspension : Dual YSS Top-Up 340mm length
Exhaust : HRP 76Factory PON Edition
Fuel Filter : KiTaCo Racing Transparent

About RYHN.FRDS

Your dangerously addictive photographer. Excels at motography, riding crap bikes & cursing about it.

20 responses to “indra_supernova FD XRM, Si Jendral (gak) Trendy dari Jogjakarta

  1. Andhi

    Kayaknya ada satu modikipasi -ambil kata2 yang punya blog- yang ga menunjang dari segi fungsionalitas mas bro, lampu sen belakang diitem-itemin. Jadi kurang jelas dilihat sama pengendara yang belakang. stop-lamp belakang juga diitem-itemin ga mas bro?
    Sorry just IMHO ya…

    • Hahahahahahaha…..kalo belum liat penampakan aslinya, emang bakal bilang ini gak safety

      Tapi kalo dah liat aslinya, nih FD XRM dah pake stoplamp LED kayak FL

      LED FD

      Udah aye cek malem-malem. penerangannya sama….polisi sini juga gak komentar

      Kalau smoke stoplamp belakang terlalu pekat sama masih pakai bohlam ya alamat cari perkara namanya

  2. Motor Jogja tapi platnya Solo Raya…keren sih tapi dengan make velg spong-wheel kesan sporty jadi ilang…

  3. keren juga,………penting drag 201 meter 6,9 detik…..hebat

  4. Andhi

    Oke deh, ntar FL ku juga mau nyobain smoke ah biar kelihatan garang wkakakakaka

  5. motor gawullllll AD-D itu motor boyolali xixixix

  6. haha, lumayan

    <<ttep prefer sutandar:mrgreen:

    • Haha

      Aye cuman bisa bilang 1 hal : “Terkadang, sesuatu yang standar itu membosankan”🙂

      • tergantung, hehe….

        Klo standarnya tidak memenuhi unsur keamanan kayak FD110 tromol ane, nah itu pantes diubah, kecuali klo standar dari awal udah bagus, baru, ttep prefer standar.

        Tp lain lagi dgn mobil, modifikasi mobil gaya sleeper (cuma ganti mesin aja/upgrade performa, serta part2 seperti velg, tanpa ubahan besar di sektor lain ), buat ane sangat keren, tapi ttep gak suka dengan ubahan bodikit2 lebay (bodikit yg bagus jg banyak)

        entah knapa antara mobil dengan motor, pandangan modif aye sedikit berbeda:mrgreen:

  7. #Curhat

    Selama kenal, ga pernah lihat motornya. Paling melihat 2 makhluk yg ga beda jauh tinggi & diameter badan.😀

  8. memang jari2 lebih dependable di jalan jelek:mrgreen:

Komentar? Caci-Maki? Curhat? Iklan? Titip Link? Tulis Aje!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: