“Fool-Fool Rider” D-TRACKER X, Tarmac? Aspal? Gravel? Sikat Men!

Kawasaki D-Tracker X
Towewewewew…..setelah berpuluh-puluh dekade blog SRT tercinta ini tidak update (ya penulisnya sibuk, ya yang bacanya juga sibuk), sekarang saatnya nih blog muda nan menjengkelkan ini menggebrak! (brakkkk!)

Oke, cukup intemezzo-nya, kali ini aye mau menulis soal….ya, motor modikipasi minim tapi najong seperti biasa… (sebenarnya mao nulis soal mongtor baru tapi gak bisa sekenceng & jago kopassus macam blog R2 laen)😆

Ini die….modikipasi supermoto cakep bin bikin drooling dari Kawasaki, D-Tracker X!!!!

Kawasaki D-Tracker X
Bagi yang suka memandang weblog, pasti sering melihat segepok tulisan soal mongtor 250cc…ya sibier 250 lah, ninja 250 lah, Hyosung 250 lah, Fazer lah…wew, padahal masih banyak mongtor 1/4 liter cadas lainnya lah, yang bisa ditengok-tengok untuk sebagai bahan pertimbangan atau mimpi lah…kayak D-Tracker lah, yang merupakan modifikasi KLX untuk pasar supermotrettttt…..lah

Kawasaki D-Tracker X
Nah, sewaktu lagi asoy berkelana di dunia Mixi (efbi-nya wong Japan) buat cari-cari bahan modikipasi mobil (sebenarnya cari-cari cewek Hentai sih), aye berkenalan dengan maniak mongtor Kawasaki dengan ID “full debiru” yang dengan gagahnya memiliki julukan “Baka-Baka Rider” alias rider sinting! *orangnya konyol tapi mobilnya Prius jek!

Kawasaki D-Tracker X
Coba kita pelototin sama-sama nih mongtor single silinder DOHC berkapasitas 250cc. Wew, udah keliatan modikipasi dikit-dikit di sektor eksterior. Gak usah ekstrem-ekstrem, yang penting masih nyaman dipakai daily ride, sukur-sukur malah nambah kenyamanan. Bukankah esensi modifikasi itu adalah menambah faktor “enjoy” dari mongtor/mobil?

Kawasaki D-Tracker X
Diabsen dari seksi pengendaliannya dulu dah. Ada handguard FRP dari UFO, setang baplang kondang Renthal, dan spion TANAX NAPOLEON Cross yang dilengkapi kaca cembung mungil ala spion mobil demi menambah kapabilitas pandangan debiru-kun dalam menyikat tikungan-tikungan baik di touge ato urban

Kawasaki D-Tracker X
Ciri khas modifikasi JDM, tentu aja detail. Kayak cover sproket dari BEET ini. Meski terlihat remeh, tetep aja, dengan bentuk & finishing yang kelas atas, tentu aja modikipasi kecil kayak gini jadi terlihat “wah”. (buatan lokal juga hebring juga kok, go go go produk Indonesia!)

Kawasaki D-Tracker X
Sekarang berlanjut menuju bokong jangkung si D-Tracker eks. Pemasangan rak alumunium serta kit fender ACTIVE DUGOUT + lampu baru, bikin tampilan belakangnya makin ramping & sekseh…Tapi kekeuh, yang bikin mata melotot & tertegun adalah….

Kawasaki D-Tracker X
…knalpot super cadas bin mantap NASSERT-R Oval Ti (Titanium) dari BEET Japan. Fuck yeah! Teknologi bawaanya lumayan cihuy & selevel sama alat-alat Doraemon. Yaitu dilengkapi dengan baffle custom & sensor oksigen demi menekan tingkat kebisingan agar lolos dari JMCA (Japan Motorcycle Accessories Association)

Figur-figurnya?

-Maksimum suara : 96db@4500rpm

-Bobot : Knalpot bawaan D-Tracker kan 4kg, nah si NASSERT-R ini 50% lebih ringan, alias cuman 2kg

-Suara : Dijamin nge-bass & renyah dari rpm rendah muahahahahaha

Kawasaki D-Tracker X
BTW, apakah nih knalpot nambah tenaga? Ato malah ngurangin? Silahkan pelototi hasil dyno-nya. Kurva di Mid & Mid-end rpm naik dibanding standarnya. Cucok kan buat pemakaian dalam kota?

Kawasaki D-Tracker X
Biar kontrol & safety tetap terjaga karena tenaga jadi nambah, tentu aja sektor pengereman jadi prioritas. Gak usah aneh-aneh kayak pake cakram radial super big atau kaliper WSBK-Spec. Cukup mengganti selang remnya dengan yang lebih kuat

Kawasaki D-Tracker X
Debiru-kun memakai selang anyaman baja super kuat F-mesh dari SWAGE LINE didepan & belakang. Simpel tapi mengurangi resiko kabel yang putus akibat getas karena terkena sinar matahari & perubahan suhu karena hujan atau angin topan & tsunami (hipebolik yee)

Kawasaki D-Tracker X
Simpel, gak norak & tentunya menambah faktor kenyamanan. Yo’i, modikipasi yang baek tuh ya yang kayak gini…BTW, semoga aja badan aye gedean & tinggian dikit, biar bisa nunggang D-Tracker, soalnya aye bener-bener ngiler ama nih mongtor!

Fuck yeah!

*ありがとう for debiru-kun, your bike rocks man!

About RYHN.FRDS

Your dangerously addictive photographer. Excels at motography, riding crap bikes & cursing about it.

5 responses to ““Fool-Fool Rider” D-TRACKER X, Tarmac? Aspal? Gravel? Sikat Men!

  1. meneer

    kwakakakak….kirain merknya SWEGA

  2. derry

    pengen nambahin kang, soal fungsi anyaman baja di selang rem. selain ngurangin resiko putus, biar ngga ndut2an kalo dipake hard braking.

    *di selang standar kadang kerasa feedback ke tuas, efek dari ngembangnya si selang yg bahannya karet doang.

  3. ubahan fungsional memang nampak kewl:mrgreen:

Komentar? Caci-Maki? Curhat? Iklan? Titip Link? Tulis Aje!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: